Dari Pulau Obi Ke Sofifi, Wisuda PELITA Jadi Bekal Generasi Muda Menatap Dunia Kerja - Warta Global Malut

Mobile Menu

Pendaftaran Jurnalis

Klik

Raning Taxt Berita

Memuat berita...

More News

logoblog

Dari Pulau Obi Ke Sofifi, Wisuda PELITA Jadi Bekal Generasi Muda Menatap Dunia Kerja

Thursday, 3 September 2026

Malut, WARTAGLOBAL.ID — Pagi itu menjadi pengalaman berbeda bagi belasan anak muda asal Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara. Dengan mengenakan pakaian terbaik, mereka datang ke Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi untuk mengikuti wisuda Program Pelatihan Keterampilan Pemuda Obi (PELITA) Batch IV dan V. Kamis, 03/09/2026.

Bagi para peserta, momentum tersebut bukan sekadar seremoni kelulusan setelah menyelesaikan rangkaian pelatihan. Lebih dari itu, wisuda menjadi penanda perjalanan baru bagi generasi muda Pulau Obi yang telah dibekali keterampilan teknis dan pengetahuan untuk menghadapi dunia kerja.

Mereka berdiri di pusat pemerintahan Provinsi Maluku Utara dengan membawa harapan besar. Keterampilan yang diperoleh selama mengikuti program diharapkan dapat menjadi modal untuk mencari pekerjaan, mengembangkan kemampuan, sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan daerah.

Salah satu peserta adalah Dede Devril, pemuda asal Desa Kawasi, Pulau Obi, yang mengikuti PELITA Batch IV. Dede mengaku bahagia dapat hadir langsung dalam prosesi wisuda tersebut, terlebih kegiatan turut dihadiri Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan perwakilan Harita Nickel.

“Hari ini saya senang sekali berada di Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi, menghadiri wisuda PELITA Batch IV dan V, yang turut dihadiri Gubernur Sherly Tjoanda dan Harita Nickel,” ujar Dede.

Selama mengikuti program PELITA, Dede mendapatkan pelatihan pengoperasian overhead crane. Selain keterampilan teknis, ia juga memperoleh pembelajaran mengenai Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Menurut Dede, kemampuan mengoperasikan overhead crane menjadi salah satu keterampilan yang penting, khususnya untuk memasuki dunia industri yang membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi teknis.

“Saya senang bisa belajar pengoperasian overhead crane, kemampuan yang sangat penting untuk bisa berkarya di industri nikel. Selain itu saya juga belajar tentang K3, kunci penting bagi saya untuk ke depannya bisa bekerja dengan aman,” katanya.

Kebanggaan yang sama dirasakan Sri Ayuni Zakaria, peserta PELITA lainnya. Ia menilai program tersebut memberikan kesempatan bagi anak-anak muda Pulau Obi untuk memperoleh ilmu dan pengalaman yang dapat digunakan sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Saya bangga bisa ikut PELITA karena selama pelatihan saya mendapatkan banyak ilmu dan keterampilan baru. Saya juga berterima kasih kepada Harita Nickel yang sudah mau aktif membangun dan memberikan kesempatan kepada kami, generasi muda Pulau Obi,” ujarnya.

Sri berharap program serupa dapat terus dilaksanakan sehingga semakin banyak pemuda di Pulau Obi memperoleh kesempatan untuk belajar, meningkatkan keterampilan dan mengembangkan potensi diri.

“Semoga ke depan semakin banyak anak muda Obi yang bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan diri seperti kami,” tambahnya.

Pemerintah Apresiasi Pengembangan Keterampilan Pemuda

Program PELITA merupakan salah satu upaya Harita Nickel dalam meningkatkan keterampilan teknis masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan di Halmahera Selatan, khususnya Pulau Obi.

Melalui program tersebut, peserta mendapatkan pelatihan vokasi yang tidak hanya berorientasi pada keterampilan teknis, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai aspek Kesehatan dan Keselamatan Kerja.

Bagi Pemerintah Provinsi Maluku Utara, peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda, merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.

Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe memberikan apresiasi terhadap program PELITA sekaligus menyampaikan selamat kepada para peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.

“Saya mengapresiasi Harita Nickel yang telah memberikan beasiswa vokasi PELITA. Selamat untuk anak-anak yang telah menyelesaikan studinya,” ucap Sarbin.

Sarbin mengatakan, sejalan dengan arahan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, pemerintah membutuhkan investor sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Namun, di sisi lain, investor juga diharapkan dapat menjadi bagian dari masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sosial di sekitar wilayah operasionalnya.

Kehadiran dunia usaha, menurutnya, dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan. Generasi muda pun diharapkan mampu memanfaatkan peluang tersebut agar dapat mengambil peran dalam pembangunan Maluku Utara.

Membawa Keterampilan Pulang ke Obi

Bagi para peserta, perjalanan ke Sofifi untuk mengikuti wisuda PELITA menjadi pengalaman yang akan dikenang. Mereka datang sebagai peserta pelatihan dan menyelesaikan proses pembelajaran dengan membawa pengetahuan serta keterampilan baru.

Direktur Utama Harita Nickel Roy Arman Arfandy mengatakan, perusahaan berkomitmen untuk terus tumbuh bersama masyarakat Maluku Utara dengan menempatkan manusia sebagai salah satu pusat pembangunan.

“Bagi Harita Nickel, Maluku Utara adalah rumah tempat tumbuh dan membangun masa depan bersama. Investasi pada kapasitas generasi muda menjadi prioritas agar mereka mampu mengambil peran dalam masa depan daerahnya,” kata Roy.

Setelah prosesi wisuda selesai, para pemuda tersebut kembali melanjutkan perjalanan menuju Pulau Obi. Mereka tidak hanya membawa sertifikat kelulusan, tetapi juga keterampilan yang diharapkan dapat membuka peluang baru.

Bagi mereka, wisuda di Kantor Gubernur Maluku Utara bukanlah akhir dari perjalanan. Justru, momen tersebut menjadi awal untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh, mencari kesempatan kerja, terus belajar dan berkembang.

Dari Pulau Obi, mereka datang membawa harapan. Dari Sofifi, mereka pulang membawa bekal. Dan dari pengalaman mengikuti PELITA, mereka diharapkan mampu menatap masa depan dengan keterampilan, kepercayaan diri dan semangat untuk ikut membangun daerahnya.

Redaksi: wan
Memuat konten...