DMI Hal-Sel Dukung Penuh Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Sebut sebagai ‘Jihad Ekonomi’ - Warta Global Malut

Mobile Menu

More News

logoblog

DMI Hal-Sel Dukung Penuh Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih, Sebut sebagai ‘Jihad Ekonomi’

Wednesday, 22 April 2026

Hal-Sel, WARTAGLOBAL.id – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Provinsi Maluku Utara, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat desa. Program ini dinilai tidak hanya sebagai inisiatif ekonomi semata, tetapi juga sebagai gerakan kolektif berbasis nilai-nilai keummatan.


Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DMI Halsel, Nasarudin Kausaha, S.IP, pada Rabu (22/4/2026). Dalam keterangannya, Nasarudin menegaskan bahwa koperasi desa merupakan instrumen penting dalam membangun kekuatan ekonomi masyarakat dari tingkat paling bawah.

“DMI memandang program Koperasi Merah Putih sebagai jihad ekonomi keummatan. Ini bukan sekadar aktivitas ekonomi biasa, tetapi bagian dari perjuangan untuk membangun kemandirian umat dan keluar dari ketergantungan terhadap sistem ekonomi kapitalistik,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini masyarakat desa cenderung berada pada posisi lemah dalam struktur ekonomi nasional, di mana mereka lebih sering menjadi konsumen dan tenaga kerja, bukan sebagai pelaku utama yang memiliki kendali terhadap sumber daya ekonomi. Oleh karena itu, kehadiran koperasi desa diharapkan mampu mengubah paradigma tersebut.

Nasarudin menjelaskan, koperasi desa harus dibangun dengan prinsip kebersamaan, transparansi, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat. Dengan demikian, koperasi tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi juga mampu mengelola sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, perdagangan, hingga usaha kecil dan menengah.

“Tujuan utama dari sistem ini adalah menjadikan masyarakat sebagai subjek, bukan objek. Mereka harus menjadi pemilik usaha, pengambil keputusan, sekaligus penerima manfaat dari aktivitas ekonomi yang dijalankan,” jelasnya.

Lebih lanjut, DMI Halsel mengimbau seluruh Kepala Desa di 249 desa yang tersebar di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan agar segera menuntaskan proses pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di wilayah masing-masing. Peran kepala desa dinilai sangat krusial dalam memastikan koperasi dapat terbentuk secara legal, terstruktur, dan berjalan sesuai dengan tujuan awal.

Selain itu, DMI juga siap berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya melalui jaringan masjid yang tersebar di berbagai desa. Masjid diharapkan tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan program ini berjalan optimal. Masjid bisa menjadi pusat konsolidasi umat dalam membangun ekonomi berbasis kebersamaan,” tambahnya.

Dukungan DMI terhadap koperasi desa ini juga sejalan dengan upaya nasional dalam mendorong penguatan ekonomi kerakyatan. Koperasi dinilai sebagai salah satu pilar utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan mengurangi kesenjangan sosial di tengah masyarakat.

DMI Halsel meyakini bahwa penguatan koperasi merupakan langkah krusial dalam menciptakan keadilan sosial dan memperkuat fondasi ekonomi bangsa. Dengan sistem yang berbasis gotong royong, koperasi diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai persoalan ekonomi yang selama ini dihadapi masyarakat desa.

“Ini adalah kontribusi nyata kita dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Kita ingin melihat masyarakat desa berdiri di atas kaki sendiri, mandiri secara ekonomi, dan sejahtera secara berkelanjutan,” tutup Nasarudin.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk DMI, pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di Halmahera Selatan diharapkan dapat segera terealisasi secara menyeluruh dan menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang sukses di tingkat nasional.

Redaksi: wan

KALI DIBACA