
WARTAGLOBAL.ID - Langkah Husen Said dalam mengemban amanah sebagai Ketua Ikatan Keluarga Besar (IKB) Makayoa Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) mendapat sambutan positif dari sejumlah elemen generasi muda di daerah tersebut. Selasa, 13/10/2026.
Dukungan moral tersebut salah satunya disampaikan Tokoh Pemuda Takapi Marabose, Muhammad Kasim Faisal. Ia menilai Husen Said merupakan figur yang memiliki kapasitas, pengalaman, serta kemampuan kepemimpinan yang dinilai tepat untuk menakhodai organisasi paguyuban yang menghimpun masyarakat Makayoa di Kabupaten Halmahera Selatan.
Menurut Kasim, kepemimpinan dalam sebuah organisasi paguyuban tidak hanya membutuhkan kemampuan administratif, tetapi juga membutuhkan figur yang mampu membaca dinamika sosial, memahami karakter masyarakat, serta mempunyai kemampuan merangkul berbagai kelompok yang memiliki latar belakang berbeda.
Atas dasar itu, ia memandang Husen Said memiliki modal kepemimpinan yang cukup kuat untuk membawa IKB Makayoa Halsel menuju arah organisasi yang lebih progresif, solid, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan sosial kemasyarakatan di daerah.
“Kami selaku pemuda memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pak Husen Said sebagai Ketua IKB Makayoa Halsel. Kami melihat beliau adalah sosok yang sangat layak dan memiliki kompetensi penuh untuk memimpin organisasi ini,” ujar Muhammad Kasim Faisal kepada awak media, Selasa (13/10/2026).
Kasim mengatakan, sosok Husen Said tidak hanya dikenal sebagai figur yang memiliki pengalaman dalam dunia politik, tetapi juga mempunyai latar belakang intelektual yang menurutnya dapat menjadi modal penting dalam mengembangkan organisasi.
Ia menilai perpaduan antara pengalaman politik dan kemampuan intelektual tersebut dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat Makayoa, khususnya di Kabupaten Halmahera Selatan.
“Beliau adalah kombinasi dari tokoh politik yang matang dan intelektual yang jeli. Nilai kepemimpinan yang integratif ini sangat dibutuhkan oleh IKB Makayoa untuk menjembatani dinamika sosial dan memperkuat fondasi kebudayaan kita di Halmahera Selatan,” katanya.
Menurut Kasim, IKB Makayoa memiliki posisi penting sebagai wadah silaturahmi dan perekat sosial bagi masyarakat yang berasal dari berbagai sub-etnis Makayoa. Karena itu, organisasi tersebut membutuhkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang terbuka dan merawat rasa persaudaraan.
Ia berharap kepemimpinan Husen Said dapat menjadi momentum untuk memperkuat kembali hubungan antarsesama warga Makayoa serta mendorong lahirnya berbagai program yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Bagi Kasim, keberadaan organisasi paguyuban tidak semestinya hanya menjadi wadah berkumpul berdasarkan kesamaan asal-usul. Lebih dari itu, paguyuban harus mampu menjadi ruang untuk membangun solidaritas, memperkuat kebudayaan, menjaga nilai-nilai kekeluargaan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.
“IBK Makayoa harus menjadi rumah besar bagi seluruh keluarga Makayoa. Perbedaan sub-etnis jangan menjadi sekat, tetapi harus menjadi kekuatan yang menyatukan kita,” tegasnya.
Ia juga berharap seluruh elemen masyarakat Makayoa, terutama generasi muda, dapat mengambil bagian dalam perjalanan organisasi tersebut. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis untuk memastikan nilai-nilai budaya, persaudaraan, dan kebersamaan tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
Kasim menilai regenerasi menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan sebuah organisasi. Karena itu, kepemimpinan IKB Makayoa ke depan diharapkan mampu membuka ruang yang luas bagi kaum muda untuk berkontribusi, baik melalui gagasan, kegiatan sosial, maupun program-program kebudayaan.
“Kami optimis, ke depan IKB Makayoa di bawah nakhoda Pak Husen Said akan mampu membawa organisasi ini menjadi rumah besar yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan persaudaraan sejati antar seluruh sub-etnis Makayoa di Halmahera Selatan,” pungkasnya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap Husen Said bukan semata-mata dukungan personal, melainkan bagian dari harapan agar IKB Makayoa mampu tampil sebagai organisasi yang semakin terbuka, inklusif, dan memiliki peran nyata dalam menjaga harmoni sosial di Kabupaten Halmahera Selatan.
Dengan semangat persaudaraan dan kebersamaan, IKB Makayoa diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan sosial-kultural yang ikut memperkuat persatuan masyarakat serta memberikan kontribusi konstruktif bagi pembangunan Halmahera Selatan ke depan.
Redaksi: wan

.jpg)