Irine Yusiana: Parlemen ASEAN Perkuat Komitmen Hadapi Tantangan Global dan Perubahan Iklim. - Warta Global Malut

Mobile Menu

iklan

Dirgahayu RI

More News

logoblog

Irine Yusiana: Parlemen ASEAN Perkuat Komitmen Hadapi Tantangan Global dan Perubahan Iklim.

Thursday, 23 July 2026

Jakarta, Malut.WartaGlobal.id - Dalam Sidang ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) ke-17, parlemen negara-negara anggota ASEAN menyatukan pandangan dan memperkuat komitmen untuk menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Anggota DPR RI Irine Yusiana Roba Putri menyampaikan perkembangan yang telah dilakukan Indonesia serta langkah-langkah strategis yang akan ditempuh ke depan dalam berbagai isu penting di tingkat regional.

Menurut Irine, pembahasan dalam forum AIPA mencakup sejumlah agenda strategis, di antaranya pemeliharaan perdamaian, perlindungan hak asasi manusia (HAM), penguatan keamanan siber, aksi kemanusiaan, hingga tata kelola perubahan iklim.

Ia menegaskan bahwa perubahan iklim menjadi salah satu isu prioritas dalam pembahasan karena kawasan Asia Tenggara merupakan salah satu wilayah yang paling rentan terhadap dampak krisis iklim, seperti meningkatnya intensitas badai tropis, banjir, serta kekeringan ekstrem yang mengancam kehidupan masyarakat dan pembangunan ekonomi.

"Dalam Sidang ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA) ke-17, parlemen seluruh ASEAN menyamakan pandangan dan langkah untuk mengatasi berbagai tantangan global. Saya menyampaikan laporan perkembangan dari Indonesia, dan langkah ke depannya. Topiknya meliputi antara lain pemeliharaan perdamaian, perlindungan hak asasi manusia, keamanan siber, aksi kemanusiaan, dan tata kelola perubahan iklim," ujar Irine.

Melalui forum AIPA, parlemen negara-negara ASEAN diharapkan dapat memperkuat kerja sama dalam merumuskan kebijakan yang mendukung pembangunan berkelanjutan, menjaga stabilitas kawasan, serta meningkatkan ketahanan regional dalam menghadapi berbagai tantangan global di masa mendatang.

Lebih lanjut, Irine menekankan bahwa komitmen regional menjadi kunci dalam menghadapi ancaman perubahan iklim yang dampaknya melintasi batas negara.

"Isu iklim menjadi salah satu prioritas karena Asia Tenggara menjadi salah satu wilayah paling rentan terhadap perubahan iklim seperti badai tropis dan kekeringan ekstrem. Komitmen regional adalah mutlak, karena isu lingkungan adalah tantangan bersama yang menuntut gotong royong," tegasnya. "IU Red"


KALI DIBACA