Renops SAR Lanjut Hari ke-7, Pencarian Dr. Wildan Korban Tenggelamnya Long Boat PM Indrayani di Perairan Bibinoi - Warta Global Malut

Mobile Menu

More News

logoblog

Renops SAR Lanjut Hari ke-7, Pencarian Dr. Wildan Korban Tenggelamnya Long Boat PM Indrayani di Perairan Bibinoi

Wednesday, 28 January 2026

Hal-Sel, WARTAGLOBAL.id – Operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) terhadap satu orang korban hilang atas nama Dr. Wildan, dosen Universitas Khairun (UNKHAIR) Ternate, kembali dilanjutkan memasuki hari ke-7. Korban dilaporkan hilang setelah kapal long boat PM. Indrayani yang ditumpanginya mengalami kecelakaan dan tenggelam di Perairan Desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara. Rabu, 28/01/2026.


Kepala Unit Basarnas Halmahera Selatan, Husen Abubakar, saat dikonfirmasi pada Rabu, (28/01), membenarkan bahwa operasi SAR masih terus dilakukan sesuai rencana operasi (Renops) yang telah ditetapkan. Ia menyampaikan bahwa berdasarkan prosedur standar, operasi pencarian dilaksanakan selama tujuh hari sejak kejadian.“Renops SAR pencarian korban kecelakaan laut atas nama Dr. Wildan saat ini telah memasuki hari ke-7. Sesuai rencana, operasi pencarian akan dilaksanakan hingga besok,” ujar Husen Abubakar.

Namun demikian, lanjut Husen, pihak keluarga korban telah menyampaikan permohonan penambahan waktu pencarian kepada Basarnas Ternate. Keluarga berharap operasi SAR dapat diperpanjang selama dua hingga tiga hari ke depan, mengingat kondisi korban yang hingga kini belum ditemukan. “Permintaan dari keluarga korban sudah kami terima dan telah disampaikan ke Kantor SAR Ternate untuk menjadi bahan pertimbangan pimpinan,” jelasnya.

Sejak hari pertama operasi, tim SAR gabungan telah melakukan pencarian secara intensif dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban terakhir terlihat. Area pencarian diperluas mengikuti arus laut, dengan metode penyisiran permukaan menggunakan perahu karet, kapal patroli, serta pemantauan visual dari garis pantai.

Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian ini meliputi Tim Rescue USS Halmahera Selatan (Kantor SAR Ternate), POS TNI AL Bacan, Kodim 1509/Labuha, Polairud Marnit Bacan, Polres Halmahera Selatan, Korps Brimob Halmahera Selatan, BPBD Halmahera Selatan, KPLP Babang, Tim UNKHAIR, serta keluarga korban dan masyarakat setempat.

Keterlibatan masyarakat pesisir Desa Bibinoi dan sekitarnya turut membantu proses pencarian, baik melalui penyampaian informasi maupun partisipasi langsung di lapangan. Meski demikian, pencarian kerap terkendala oleh kondisi cuaca yang tidak menentu, gelombang laut, serta jarak pandang yang terbatas.

Pihak Basarnas menegaskan bahwa seluruh personel tetap mengedepankan keselamatan selama operasi berlangsung. “Kami berharap ada perkembangan positif dalam waktu dekat. Semua unsur tetap bersinergi dan berupaya maksimal,” tutup Husen.

Hingga berita ini diturunkan, korban Dr. Wildan masih dalam status hilang, dan operasi SAR terus dilaksanakan sambil menunggu keputusan resmi terkait perpanjangan masa pencarian sesuai permintaan keluarga.

Redaksi: wan

KALI DIBACA